Aku ingin menyentuh dan menatap wajahmu
bukan dengan sentuhan tangan dan pandangan mata
tapi dengan sentuhan dan pandangan cahaya yang bisa
menjauhkan gelap dari terang,hingga duri tak sempat
meruncing menumpah perih
Aku ingin menggenggamu bukan dengan tangan
tapi dengan kekuatan hati nan dalam
yang bisa menjauhkan keburukan dari keindahan
hingga fitnah tak bertahan melepaskan apa yang kita genggam
Aku ingin mencium jemarimu bukan dengan bibir
tapi dengan zikir yang bisa menjauhkan kotor dan bersih
hingga nafas tak hapuskan kesucian
OH,membuncah air mataku
dalam menyentuh wajah
kuat menggenggam hati,dan hening jemari suci
Berbisik di kedalaman dan menembus
dinding-dinding derita dan kematian
Duhai,nama yang tercipta dari sejarah
Bolehkah aku menangis bila kusentuh wajahmu,
ku genggam hatimu,dan kucium jemarimu dengan kasihku
















