Mudik tahun ini bener-bener penuh cerita,pas maw pulang ke tasik,dari karawang langsung ke bandara Soekarno Hatta jemput bokap gw dulu,setelah landing barulah berangkat ke Tasik dengan menggunakan mobil Kijang,di jalan lancar ga ada hambatan apapun,meskipun harus sahur di jalan tapi ga masalah,nyampe ke rumah sekitar jam 05.00.
Keesokan harinya digunakan untuk istirahat,maklum semalaman ga tidur,badan tersa cape banget deah pokonya.Dan pada hari idul fitri setelah salat Ied,terus makan-makan di rumah,kemudian silaturahmi ke tetangga sekitar,setelah itu ziarah ke makam keluarga,dan silaturahmi ke rumah sodara.
Keesokan harinya tepatnya hari ke dua Idul fiitri,kita sekeluarga berangkat ke bandung untuk nengok Aik,yang kebetulan lagi di rawat di RS,dan tadinya ke bandungnya lewat Garut supaya cepat tapi apa yang terjadi dari garut mulai macet,dan akhirnya sama petugas kita di alihkan ke Cijapati,lewat jalur alternatif ini jalanya berkelok-kelok dan kecil,jalanya cuma cukup satu mobil,inilah gambarnya jalur alternatif Cijapati
Pada saat mau pulang ke Karawang lagi,pulang dari tasiknya sudah mulai macet,baaru saja naik mobil 15 menit tapi sudah macet,macet total pula sampe BT di jalan untung saja jalan malam,klo siang bisa-bisa emosi.Mcet dari tasik sampai bandung aja mencapai 4 jam,yang biasanya lancar ini terjadi karena banyak para pemudik yang dari arah jawa lewat jalur selatan,inilah cerita mudik tahun 2008.


















dikit ya critanya….
Comment by Lee — October 22, 2008 @ 6:01 am